Terimakasih Cinta

Saat itu aku tetap mempertahankan dirimu, meski orang-orang disekelilingku mengatakan kalau aku bodoh jika terus berharap padamu. Mereka meminta ku untuk tidak berharap akan dirimu, tapi aku tak memperdulikan apa yang mereka katakan

Saat itu, aku tetap menunggumu karena aku mencintaimu dan kau pun berkata bahwa kau juga mencintaiku, ya kita saling mencintai dan kita akan bersama.

Tapi, hari demi hari berlalu. Kau mulai pergi, menjauh dari kehidupanku.
Tapi aku tetap disini, menunggumu sampai kau kembali.

Hingga suatu saat aku tersadar,
ketika aku melihatmu begitu bahagia. Bahagia bersama orang lain dan bukan dengan diriku.

Saat itulah aku tersadar bahwa selama ini aku memang bodoh. Aku salah untuk berharap dan selalu menunggumu, karena untuk apa? Nyatanya kau jauh lebih bahagia tanpaku.

Kini aku mengakui bahwa aku salah dan orang orang disekelilingku berkata benar. Aku terlalu berharap, aku terlalu ingin bersamamu.

Tapi satu hal yang kamu harus tahu. Aku mencintaimu itu bukanlah sebuah kesalahan tapi itu sebuah anugerah dari Tuhan yang diberikan agar aku bisa mempelajari sesuatu.

Dan kini setelah semuanya berakhir yang aku harapkan hanyalah, kau harus selalu bahagia, jangan sampai kau bersedih

dan terimakasih karena kau pernah singgah dan memberiku banyak pelajaran yang sangat berarti.


by: mdickyzuanda

Komentar